Makita mulai pada Maret 1915 di Nagoya sebagai bengkel penjualan dan perbaikan motor, transformator, serta lampu. Nama Makita Electric Works dipakai sejak 1938, dan perkakas listrik pertamanya, mesin ketam tangan, muncul pada 1958. Kantor pusatnya kini di Anjo, Prefektur Aichi, saham tercatat di bursa Tokyo, pendapatan tahun buku 2025 sekitar 753 miliar yen dengan tenaga kerja lebih dari 17 ribu orang. Pabriknya tersebar di Jepang, Cina, Thailand, Jerman, Inggris, Brasil, dan Amerika.
Di Indonesia Makita sudah puluhan tahun dipegang distributor Indomak dengan 19 pusat servis, dan sejak awal 2023 lini Maktec berganti nama menjadi Makita M-Series untuk kebutuhan yang lebih hemat. Platform baterai LXT 18V dan XGT 40V membuat satu set baterai bisa memutar banyak alat. Sisi tidak enaknya: begitu masuk ekosistem ini, penggantian baterai memakan biaya sendiri.
Belum ada ulasan — jadilah yang pertama!